Menjadi Orang Katolik yang Cerdas, Tangguh dan Misioner

  20 May 2015, 09:18

Judul buku: Formatio Iman Berjenjang
Penulis: Dewan Karya Pastoral KAS
Penerbit: Kanisius
Tahun terbit: 2014
Tebal: 120 hlm.

Menjadi Orang Katolik yang Cerdas, Tangguh dan Misioner

Pada Oktober 2012-November 2013, berlangsung Tahun Iman di Keuskupan Agung Semarang (KAS). Umat secara khusus mengadakan pembelajaran iman di berbagai tingkat dan kelompok. Buahnya adalah umat yang semakin gembira dalam beriman, semakin mendalam dalam pemahaman & penghayatan, serta semakin berani memberikan kesaksian iman.

Sebagai keberlanjutan Tahun Iman, tahun 2014 pun dijadikan Tahun Formatio Iman. Umat diajak untuk merefleksikan pendampingan-pendampingan iman yang selama ini sudah dibuat. Banyak sudah yang dilakukan; yang menjadi persoalan adalah kesinambungan pembinaan dan sistematisasi bahan. Persoalan itu berakar pada kurangnya pembekalan & pendampingan terhadap para pendamping, serta keterbatasan bahan & sarana. Ada harapan tersedianya semacam pedoman pendampingan iman bagi setiap jenjang usia. Untuk merespon harapan irulah, buku ini dibuat.

Buku ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama menyoal gagasan dasar formatio iman berjenjang, sedangkan bagian kedua menyuguhkan silabus formatio iman berjenjang.

Pada bagian pertama, dijabarkan tentang pengertian evangelisasi, formatio iman, formatio iman berjenjang, serta pengelolaan formatio iman berjenjang. Disampaikan, kepada para murid yang dipanggil-Nya, Yesus tidak hanya meminta mereka untuk menyertai perjalanan perutusan-Nya, namun juga mengutus mereka untuk mewartakan Injil. Inilah perintah misioner Yesus. Semangat pewartaan Para Rasul pun diteruskan oleh mereka yang percaya dan menjadi Kristen. Gereja ada karena evangelisasi, berkembang karena evangelisasi dan ada untuk evangelisasi. Karena itulah, sifat Gereja adalah misioner.

Formatio iman merupakan konsekuensi langsung dari identitas Gereja yang bersifat misioner. Evangelisasi membuahkan pertobatan dan iman. Tugas Gereja selanjutnya adalah menjaga, merawat, menyuburkan dan mendewasakan, yang juga disebut sebagai formatio iman. Formatio iman dapat dilakukan secara berjenjang (melalui tahap-tahap usia) maupun kategorial (untuk kelompok-kelompok tertentu. Di KAS, formatio iman kategorial dilakukan melalui jalur pendidikan formal untuk mengembangkan aspek: kekatolikan, kepribadian, intelektualitas, kepemimpinan & sosial kemasyarakatan. Formatio iman berjenjang dilaksanakan melalui jalur paroki, dengan mengembangkan aspek: pengetahuan iman, tradisi Katolik, moral Katolik, serta menjemaat & memasyarakat.

Dengan adanya silabus formatio iman di bagian kedua, pembaca dapat dengan mudah mengaplikasikan program formatio iman ini di paroki masing-masing maupun komunitas lainnya, sesuai dengan konteks yang ada. * (helena d. justicia)

Lihat Juga:

Resensi Buku Lainnya...

Renungan Harian

Kamis, 17 Oktober 2019

Bacaan Liturgi Kamis 17 Oktober 2019 PW S. Ignasius dari Antiokhia, Uskup dan Martir Bacaan Pertama Rom 3:21-30 Saudara-saudara, tanpa hukum Taurat,...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi