Sejarah Gereja MBK

  2 Sep 2013, 17:20

1970Dialog Ordo Karmel Indonesia dengan Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) bagi pendirian paroki di bawah naungan Ordo Karmel di Jakarta.
1971Pendataan umat Tomang Barat mencatat 70 KK atau 350 orang.

3 Feb 1972

Romo Kwee Thiam Gie O.Carm., merangkap sebagai Pastor Pembantu Paroki Grogol - St. Kristoforus, diberi tugas khusus untuk mempersiapkan paroki baru di Tomang Barat pemekaran dari Paroki Grogol.

Tanah yang disediakan KAJ seluas 6.000 m2 dirasa tidak cukup untuk gereja dan sekolah. Romo Kwee TG mendapat izin prinsip dari Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin untuk O.Carm. mendirikan kompleks gereja dan sarana pendidikan di lokasi Tosiga (Tomang City Garden) sekarang.
17 Juli 1972Dibentuk Panitia Pembentukan Paroki yang terdiri dari Rm. Kwee TG O.Carm., Mayor Sardjono, H. Kwee, F.M. Muliadi dan Ir. Hoo Boen Wie.
25 Nov 1972Surat pengukuhan tugas dari KAJ untuk mendirikan sebuah paroki dengan nama Paroki Tomang - Maria Bunda Karmel (MBK) di wilayah Tomang Barat.
23 Okt 1973Romo Hardowidagdo O.Carm. diutus Ordo Karmel menjadi pastor paroki yang pertama. Diterbitkan juga berita paroki mingguan dengan nama Warta Minggu.
21 Nov 1973Sekolah Sang Timur sementara yang dikelola Susteran Sang Timur menggunakan lokasi di tanah Jln. Arjuna Selatan (tembus Jln. Bima) milik Ir. Firman Alamsjah (NV Poesaka Aseli). Lokasi ini kemudian digunakan pula sebagai gereja sementara Paroki Tomang - MBK.
Desember 1973Romo Hardowidagdo O.Carm membentuk Panitia Natal pertama untuk Paroki Tomang - Maria Bunda Karmel. Panitia ini merupakan cikal bakal terbentuknya Panitia Pembangunan Gereja (PPG) Gereja Maria Bunda Karmel.
3 Feb 1974Misa kudus pertama di Susteran Sang Timur Jln. Tanjung Duren Timur.
1974Gereja MBK menempati bangunan sementara di atas lahan pinjaman milik Ir. Firman Alamsjah di Jln. Arjuna Selatan/Jln. Bima. Jalan tol Jakarta-Serang belum dibangun waktu itu.

Pastoran Paroki mengambil tempat sementara di Jln. Arjuna Utara 5-7 (rumah Talieb Halim).
28 Apr 1974Kunjungan Uskup Agung Jakarta Mgr. Leo Soekoto SJ.
14 Juli 1974Pembentukan Perkumpulan Kematian St. Jusup diketuai C. Sediadi. Namun karena banyak masalah timbul lembaga ini kemudian dibubarkan dan urusan kematian ditangani oleh Seksi Pelayanan Sosial dan Ekonomi (PSE) Paroki (atau dikenal juga sebagai SSP = Seksi Sosial Paroki).

Mulai dilakukan pemekaran lingkungan-lingkungan yang masing-masing terdiri dari 25 - 40 KK.
Maret 1975SD & SMP Sang Timur pindah ke lokasi yang sekarang, juga Biara Susteran Sang Timur.
26 Mei 1975Pembentukan Panitia Pembangunan Gereja (PPG) yang baru diketuai oleh Rm. Hardo O.Carm., Sekretaris Ir Hoo Boen Wie, Bendahara F.M. Muliadi; Anggota C. Kwee (kemudian digantikan oleh Budi Slamet Wanandi) dan Mayor Sardjono.
6 Juni 1975Dewan Paroki Harian pertama dengan Ketua Romo Hardowidagdo O.Carm., Sekretaris B. Soebijanto; Anggota A.J. Soesetyo dan Dhaya Soekotjo
1975Paroki Tomang - MBK dibagi menjadi 3 wilayah: Wilayah Palmerah/Hankam; Wilayah Kebon Jeruk; Wilayah Tanjung Duren.

Romo Van Wessum O.Carm. menggantikan Romo Hardowidagdo O.Carm., dibantu oleh Romo Hutten O.Carm.
1976Rm. Hutten O.Carm. sebagai Pastor Kepala; Rm. Alexius Prawiradhatu O.Carm. sebagai Pastor Rekan.
4 Juli 1976Sakramen Krisma pertama oleh Uskup Agung Jakarta Mgr. Leo Soekoto SJ.
21 Nov 1976Kepengurusan Mudika pertama diresmikan oleh Romo Alexius Pranoto Prawiradhatu O.Carm.
1978Reorganisasi Panitia Pembangunan Gereja (PPG) diketuai oleh Dhaya Sokotjo (meninggal 29 Agt 2003) dengan penggiatan usaha pengumpulan dana dan pemulihan kepercayaan umat. Sekretaris PPG adalah Reyno Adhiputranto dan Bendahara Stephanus Widyartono. Penasihat Z. Adijuwono.

Sebagai perencana arsitek bangunan ditunjuk Biro Arsitek Han Awal dengan Ir. Vincent Winarko sebagai arsitek pelaksananya.
April 1978Romo B. Sugihartono O.Carm. menggantikan Romo A. Hutten O.Carm. sebagai Pastor Kepala.
1 Sep 1978Mulai diadakan pelajaran agama oleh katekis paroki Ben Samsudi (meninggal 31 Okt 2004). Andreas Koban dan Victor N. Wutun mempelopori Koor Bintang Timur.
1979Umat Paroki Tomang - MBK mencapai 4.210 orang.
21 Oktober peletakan batu pertama pembangunan Gereja MBK oleh Uskup Agung Jakarta Mgr. Leo Soekoto SJ.
1980Romo F.J.M. Kutschruiter O.Carm. menggantikan Romo B. Soegiartono O.Carm sebagai Pastor Kepala.
14 Sep 1980PPG menyelesaikan tugasnya. Pemberkatan Gereja MBK oleh Uskup Agung Jakarta Mgr. Leo Soekoto SJ dan peresmian oleh Gubernur DKI Jakarta Tjokropranolo.
2 Okt 1988Aula MBK selesai dibangun. Konsultan perencana adalah Ir. Purwoko Raharjo.
1992Romo Hadi Susanto O.Carm menggantikan Romo Kutschruiter O.Carm sebagai Pastor Kepala.
1993Jumlah umat Paroki Tomang - MBK mencapai 13.000 orang.
Sebagian Paroki Tomang MBK kemudian dimekarkan menjadi Paroki Meruya - Maria Kusuma Karmel, juga di bawah pengelolaan Ordo Karmel. Pada saat yang bersamaan sebagian paroki tetangga Paroki Grogol - St. Kristoforus juga dimekarkan lagi menjadi Paroki Kedoya - St. Andreas.
15 Agt 1994Pentahbisan pastor pertama yang berasal dari umat Paroki MBK yaitu Romo Krisna Aji Nugroho O.Carm di Gereja MBK.
Desember 1997Romo Soedibyo O.Carm menggantikan Romo Hadi Susanto O.Carm sebagai Pastor Kepala, sedangkan Romo Laurentius Toda O.Carm sebagai Pastor Rekan.
Juni 1999Romo Sixtus C. Pudjadarma O.Carm. menggantikan Romo Soedibyo O.Carm sebagai Pastor Kepala, kemudian menyusul Romo T.B. Adji Wilasa O.Carm. ditunjuk sebagai Pastor Rekan.
24-25 Feb 2001Raker DP Pleno di Wisma Kinasih, Ciawi.
November 2001Romo Agustinus Sutiono O.Carm diangkat sebagai Pastor Rekan menggantikan Romo Adji Wilasa O.Carm. Pastor Rekan yang lain adalah Romo F.X. Pinardi O.Carm.
2-3 Mar 2002Raker DP Pleno di Pusdiklat Lautan Berlian, Cipanas.
26 Okt 2002Paroki MBK merayakan 30 tahun berdirinya diisi dengan berbagai kegiatan sepanjang tahun dan diakhiri dengan acara puncak Pesta Rakyat.
2003Umat Paroki Tomang - MBK mencapai 14.000 orang. Terbagi dalam 13 Wilayah dan 73 Lingkungan. Dibentuk PPG untuk memperluas dan meremajakan Gereja MBK sehingga dapat menampung 1.200 umat.
10-11 Jan 2004Raker DP Pleno di Gedung Guna Elektro, Jakarta.
27-28 Nov 2004Raker DP Pleno di Gedung Guna Elektro, Jakarta.
Jan 2005Romo Ig. Joko Purnomo O. Carm menggantikan Romo Sixtus C. Pudjadarma O.Carm sebagai Pastor Kepala.
21 Mar 2004Pemberkatan dimulainya renovasi dan perluasan Gereja MBK. Konsultan perencana adalah Ir. Vincent Winmarko dan pemborong utama adalah PT Kurnia Perkasa Agungputra.
September 2004Paguyuban Adi Yuswa dibentuk, sebagai komunitas umat usia lanjut.
Desember 2004Renovasi dan perluasan Gereja MBK selesai dilaksanakan.
26 Nov 2005Raker DP Pleno di Gedung Guna Elektro, Jakarta.
8 Feb 2006Romo Widodo Kartautama O.Carm, Pastor Rekan, meninggal dunia karena sakit.
April 2006Renovasi gedung Sekretariat Paroki dan Pastoran dimulai. Konsultan arsitektur adalah Ir. Vincent Winarko dan pemborong utama adalah PT Pulau Intan.
Oktober 2006Romo F.X. Agis Triatmo O.Carm dan Romo Aloysius Sri Pamoso Poespowardojo O.Carm diangkat sebagai Pastor Rekan menggantikan Romo Ignatius Suyadi O. Carm dan alm. Romo Widodo Kartautama O.Carm.
18-19 Nov 2006Raker DP Pleno di Hotel Puncak Inn, Ciloto.
21 Jan 2007Renovasi gedung Sekretariat Paroki dan Pastoran selesai dilaksanakan dan diresmikan.
21 Jan 2007Romo Aegidius Eko Aldilanto O.Carm menggantikan Romo Ig. Joko Purnomo O.Carm sebagai Pastor Kepala. Romo Ig. Joko Purnomo O.Carm bertugas sebagai Provinsial Ordo Karmel Indonesia.
2 Des 2007Raker DP Pleno di Wisma Kinasih 2, Cibubur.
14 Apr 2008Renovasi gedung Aula mulai dilaksanakan. Sebagai konsultan arsitektur adalah Ir. Purwoko Raharjo, konsultan sipil Ir. Lo Kin Kok, konsultan M& E Ir. Eko Hadiwdjaja, sedangkan pemborong utama sipil ditunjuk PT Murindo Sinergi Utama.
8 Jun 2008Stasi Taman Anggrek diresmikan.
Agustus 2008KAJ mengeluarkan Pedoman Dasar Dewan Paroki di KAJ yang baru.
21 Des 2008Auditorium MBK diresmikan dan digunakan untuk pertama kali dalam Misa Natal 2008.
18 Apr 2009Kapel St. Theresia Liseux dan Ruang Adorasi Hati Kudus Yesus di lantai 2 Auditorium MBK diberkati dan mulai digunakan.
5 Jun 2009Renovasi gedung Aula menjadi Auditorium MBK selesai dilaksanakan.
November 2009Romo Yohanes Alexander Agung Prasetijo Tjahjono O. Carm mulai bertugas sebagai Pastor Rekan di Paroki MBK.
November 2009Romo F.X. Agis Triatmo O.Carm mendapat penugasan baru sebagai pastor Kepala Paroki Batu, Jawa Timur.
6 Des 2009Raker DP Pleno di Auditorium MBK.
5 Des 2010Raker DP Pleno di Auditorium MBK. Romo Heribertus Supriyadi O.Carm menggantikan Romo Eko Aldilanto O.Carm sebagai Pastor Kepala Paroki. Romo Aegidius Eko Aldilanto mengemban tugas sebagai Sekretaris Keuskupan Malang.
November 2012Romo Albertus Medyanto O.Carm dan Romo G.M. Jeffrey Wibiksono O.Carm bertugas sebagai Pastor Rekan di Paroki Tomang - Gereja MBK.
November 2012Perayaan 40 tahun Paroki Tomang - MBK.
Desember 2012Romo Aloysius Sri Pamoso Poespowardojo O.Carm mendapat penugasan baru sebagai Pastor Rekan di Paroki Batu, Jawa Timur. Pada saat bersamaan, Romo Andreas Corsini Lamtarida Simbolon O.Carm bertugas sebagai Pastor Rekan di Paroki Tomang - Gereja MBK.

3 Feb 1972

3 Feb 1972

3 Feb 1972

Lihat Juga:

  Tentang MBK Lainnya...

Renungan Harian

Minggu, 31 Agustus 2014, Hari Minggu Biasa XXII

Bacaan dari Kitab Yeremia (20:7-9) 7 Kata Nabi Yeremia, "Engkau telah membujuk aku, ya Tuhan, dan aku telah membiarkan diriku Kaubujuk. Engkau...

Selengkapnya  

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya  

Kalender Liturgi