Bangkit

  15 Apr 2017, 22:49

Kebangkitan tidak hanya mengubah pandangan para murid terhadap diri Yesus sendiri, melainkan juga terhadap wafat-Nya. Bagi orang Yahudi segala kemalangan di dunia ini hukuman untuk dosa (bdk. Yoh 9:1-2), apalagi kematian. Dengan kebangkitan-Nya menjadi jelas bahwa Yesus bukan pendosa. Jadi, wafat-Nya juga bukan hukuman untuk dosa.

Sementara bangkit dalam realitas hidup adalah mampu menguasai diri sendiri, menumbuhkan semangat diri untuk menyosong hari depan yang lebih baik dan yang lebih baik lagi. Seperti yang dilakukan Regina Ivanova Polapa, pemenang Indonesia Idol 2012, tidak banyak yang tahu kisah hidupnya begitu berat dan penuh perjuangan, sejak Regina masih kecil.

Saat masih kecil, Regina pernah mengalami kecelakaan hebat. Regina, ibu dan adiknya selamat, namun ayah mereka meninggal dunia. Regina mengalami patah tulang kaki, hingga harus menjalani operasi sampai dua kali.

Beruntung operasi berhasil, kaki Regina tidak cacat. Dalam kondisi ekonomi yang tidak menguntungkan, mereka bertiga hidup sederhana. Ibu Regina sempat menikah kembali, namun ayah tiri Regina ini juga meninggal dunia.

Ibunya pernah tertipu investasi bodong, sehingga harus menggadaikan rumah. Namun, rumahnya akhirnya dijual untuk menutup utang. Beruntung, sisa penjualan rumah dan pelunasan utang masih bisa dibelikan rumah kecil, yang ditempati Regina bersama dua adiknya. Penghasilan keluarga ini juga semakin tidak menentu. Ibu, Regina dan dua adiknya hidupnya makin terpuruk.

Bahkan untuk renovasi rumah agar menjadi rumah sehat, keluarga ini mendapat belas kasihan dari warga. Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, mereka rutin mendapat paket sembako dari gereja. Kondisi ini yang memaksa Regina, sejak kelas satu SMU rutin menyanyi di kafe, mencari tambahan penghasilan untuk membantu ibunya.

Tahun pertama (2005) Regina ikut Indonesia Idol, gagal. Regina bangkit dan ikut kembali. Namun, lagi-lagi gagal. Regina tidak putus asa, ikut kembali. Dan kembali gagal hingga enam kali. Tidak ada kata putus asa, Regina bangkit kembali mengikuti audiensi Indonesia Idol dan lolos, hingga menyabet juara pertama Indonesia Idol 2012.

Itu usaha yang ketujuh, yang akhirnya berbuah manis. Kepada penulis, usai meraih kemenangan Regina mengatakan, "Semua akan indah pada saatnya." Cukup singkat, namun mencerminkan keteguhan iman Regina.

Seperti lirik lagu Jangan Menyerah D-Masiv, pesannya jelas.

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Reff:

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Warta Minggu mengucapkan Selamat Paskah...

Lihat Juga:

Editorial (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Sabtu, 16 Desember 2017, Hari Biasa Pekan II Adven

Bacaan dari Kitab Putra Sirakh (48:1-4.9-11) Dahulu kala tampillah Nabi Elia bagaikan api. Perkataannya membakar laksana obor. Dialah yang...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi