Lagu Lagu Tak Mendidik

 Ign Sunito  |     8 Jun 2015, 09:50

Ketika mendengar lagu-lagu dang-dut dimana mayoritas penggemarnya adalah masyarakat bawah, banyak lirik yang sebenarnya kalau dirasakan amat tidak mendidik. Coba contoh lirik dibawah ini, dan siapa penyanyi dan pencipta lagunya?Anda cari sendiri.

Bila kelak daku terkenang/ Kutatap bintang dimalam terang

Bila aku tak sanggup berenang/ Kurelakan diri hanyut tenggelam

(Wah! Ini seperti anjuran bunuh diri?)

Dalam suatu lagu penuh rasa kalbu/ Apa yang terkata itulah suara jiwa

Namun kutak mengerti/ Tubuhku tersembunyi

(Ini lagi. Kalau tubuhnya tak tersembunyi oleh pakaian? Ya, porno!

Kau masih gadis atau sudah janda/ Baik katakan jangan malu (penyanyi pria)

Memangnya mengapa harus malu/ Abang tentu dapat membedakan (dibalas oleh penyanyi wanita).

(Pasti membuat pejuang kesamaan jender jadi berang?)

TIDAK JADI KE GEREJA

Dua orang penghuni panti jompo masing-masing Benediktus Kwee Kiat Pho dan Johanes Sarolangun pada hari Minggu sama-sama pergi ke gereja yang berbeda. Namun sesampainya di depan gereja, Kwee tidak jadi masuk malahan pulang lagi. Pengasuh panti, Ibu Theresia Wowor heran dan bertanya.

Theresia: Pak Kwee! Katanya pergi ke gereja? Kok malah pulang lagi?

Kwee: Habis! Didepan gereja terpasang spanduk " YANG BAWA HP HARAP DIMATIIN! " Saya lebih baik pulang. Sembahyang disini saja. Saya masih kepengin hidup. Kalau perlu seribu tahun lagi.

Demikian juga dengan Johanes Sarolangun juga pulang sesampainya di depan gerejanya. Ini juga ditanya oleh Ibu Panti.

Theresia: Lho, Pak Johanes kok, pada pulang, sih? Mengapa tidak jadi ke gereja?

Johanes: Di depan gereja saya ada baliho " MOHON MEMATIKAN HP. WAJIB! "

Ya,saya pulang dulu untuk mematikan Hp. Habis wajib, sih!

Theresia:????????!!!!!!!! dasar kakek-kakek pikun!

KOK, PAPA BOLEH BERENANG?

Pada saat liburan sekolah keluarga Johny Lhonthang Lhanthung pergi tamasya ke Pulau Bali. Obyek wisata favorit Bali adalah pantai Kuta di mana setiap hari dipenuhi ribuan wisatawan untuk berenang-renang maupun berselancar atau sekedar cuci mata.Melihat bule-bule laki-laki perempuan pada berjemur dipantai. Ketika bermain-main di pasir, anak laki-laki Jhony, Ricky, bertanya kepada ibunya.

Ricky: Mah, aku boleh berenang, nggak?

Bu Johny: Jangan! Ombaknya besar. Bahaya, nak!

Ricky: Itu! Papah kok, boleh berenang. Lihat itu, mah! Papah berenangnya ketengah.

Bu Johny: Nggak apa-apa, nak! Papahmu diasuransi.

Lihat Juga:

Humor (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Rabu, 23 Januari 2019

Hari Biasa Pekan II Hari Sabat adalah akhir dari penciptaan yang pertama, sedangkan hari Tuhan adalah awal dari penciptaan yang kedua, di mana Ia...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi