Humor Pendalaman Iman

 Ign Sunito  |     22 Sep 2015, 10:34

TERLALU PD

Fransiscus Jusuf Dowo Kolore salah seorang pemandu dari Paroki MMS Maria Munggah Swargo suatu saat diundang sebagai pemandu tamu dalam rangka Bulan Kitab Suci. Mengingat reputasi Jusuf yang sangat terkenal, dan bagi lingkungan di paroki pinggiran Jakarta yang mengundangnya merupakan penyegaran. Kebetulan mayoritas umat lingkungan pengundang itu berprofesi sebagai petani. Salah satu diantaranya adalah, Barnabas Pandito Sembrono.

Sewaktu hari "H" nya betapa kecewanya Jusuf karena yang datang ke tempat pendalaman di rumah ketua l;ingkungan, yang datang tidak begitu banyak. Tunggu punya tunggu waktunya tiba dan pendalaman harus dimulai.

Jusuf: Bapak-bapak! Apakah APP ini diteruskan atau ditunda?

Barnabas (menyahut): Saya bukan orang pintar. Saya hanya seorang petani. Kalau saya pergi untuk memberikan makan kepada kambing saya, dan hanya ada satu kambing di kandang. Saya tetap akan memberikan makan.

Jusuf: Bagus! Mari kita mulai permainan kita.

Mulailah Jusuf dengan pendalamannya dan seperti biasa ngalor ngidul. Kritik sana kritik sini kehidupan yang tak sesuai Kitab Suci.Dan sambil mencotohkan dirinya bagaimana ia mentrapkan kehidupan sehari-harinya sesuai dengan apa yang dipercakapkan dalam pertemuan pertama bulan Kitab Suci. Tak terasa lebih dari satu jam Jusuf nyerocos. Setelah selesai itu kemudian:

Jusuf: Apa kesan bapak-bapak dalam uraian saya tentang pendalaman iman tadi?

Barnabas (menyahut lagi): Saya bukan orang pintar. Saya hanya petani. Jika saya memberi makan kambing dan di kandang hanya ada satu kambing saja. Tentu saya tidak akan menyuruhnya menghabiskan rumput seluruh lapangan.

Jusuf:??????!!!!!!!!!!!!!! (langsung nyabutin rumput halaman rumah Kaling).

LUAR BIASA.

Suatu saat pulang ke rumah dari pendalaman iman di SBI, George Kolor Ijo tampak riang dan bernyanyi-nyanyi dari masuk pintu rumah sampai ruang dalam keluarga.

George: Halleluya! Halleluya! Tuhan Maha Besar! Tuhan Luar Biasa. PerbuatanNya ajaib! Luar biasa! Luar biasa! Halleluyah! Halleluyah!

Kakak George, Josef Kolor Cendak yang lagi nonton TV dan suasana hatinya lagi galau karena baru berantem dengan pacarnya. Merasa sangat terganggu ulah adiknya.

Josef: Hei, dik! Apa yang kamu maksud dengan luar biasa?

George: Tuhan sanggup membelah Laut Merah dan semua umat Israel bisa melewatinya. Luar biasa! Halleluyah!

Josef (makin sebel): Oh, gitu? Kok kamu gampang percaya? Sekarang ini zamannya ilmiah.Sekarang sudah ada penyelidikan bahwa waktu itu Laut Merah belum sedalam sekarang ini. Dalamnya cuma 20 Cm. Ya, tentu mudah saja diseberangi.

Josef senyum puas dan meneruskan lagi menonton TV yang waktu itu filmnya" Suster ngesot ". Tapi apa kata? Adiknya terus bernyanyi " Luar Biasa! Luar Biasa!.....

Josef (tambah sewot): Apalagi yang kamu maksud luar biasa?

George: Itu, kak! Tuhan sanggup menenggelamkan orang-orang Mesir dengan kuda-kuda dan keretanya kedalam laut yang dalamnya hanya 20 Cm. Luar biasa!.......

Josef:?????????!!!!!!!!!!!!!!! (banting blangkon).

Lihat Juga:

Humor (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Minggu, 24 Maret 2019

Hari Minggu Prapaskah III Allah sangat menghargai pertobatan sehingga sekecil apa pun pertobatan di dunia, asalkan itu murni, menyebabkan Dia...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi