Kalau Mau Bahagia Cintailah Keluargamu

 Anton Sardjo  |     6 Aug 2017, 14:06

Sabtu (29/7/2017) pukul 16.30 WIB, Gereja MBK merayakan misa kudus perayaan Hari Ulang Tahun Pernikahan (HUP) bagi pasangan suami istri yang melangsungkan pernikahan pada bulan Juli. Panitia HUP membagikan undangan sebanyak 210 dan pasangan yang hadir sebanyak 45 keluarga. Misa dipersembahkan oleh Romo Fancy Sare, Pr.

Kalau Mau Bahagia Cintailah Keluargamu

Dalam khotbahnya, Romo memberi ucapan berbahagia kepada para pasutri dan keluarga yang merayakan HUP. Dikatakan bahwa tujuan hidup berbahagia pasti punya rencana agar tujuan itu bisa diperoleh, kalau sampai tidak tercapai harus dievaluasi dan diperbaiki atau yang disebut refleksi.

Hidup menjadi indah dari waktu ke waktu dan itu ada hubungannya dengan iman yang kita miliki. Contoh Raja Salomo mempunyai tujuan hidup dan bisa membedakan mana yang baik dan mana yang jahat, maka dia disebut raja yang bijaksana. Raja Salomo selalu minta kepada Tuhan agar selalu diberi kebijaksanaan.

"Bagi para pasutri, keluarga tua maupun keluarga muda, bersyukurlah dan mohonlah kebahagiaan dan kebijaksanaan karena dalam berkeluarga pasti banyak halangan, dan kalau kita ingin kebahagiaan itu, pulanglah ke rumahmu dan cintailah keluargamu," kata Rm Fancy.

Dilanjutkan ramah tamah di Auditorium MBK. Dari pasutri yang merayakan, ada pasutri Jos Soejono (79) dan Maria Daryanti (76) yang merayakan HUP ke-51. Mereka dikaruniai 3 anak laki-laki dan 7 cucu. Dalam mengarungi rumah tangga selama ini selalu menjaga saling ada kepercayaan, keterbukaan, kejujuran dan saling menanggung susah dan senang bersama. Bila terjadi kesalahpahaman di antara suami istri, mereka berharap ada tamu, sehingga keributan bisa berhenti, bila tidak ada maka anak yang menjadi penengah. Terhadap anak-anak selalu jujur dan tidak membeda-bedakan satu sama lain, selalu diarahkan ke kegiatan yang positif dan untuk menjaga imannya anak-anak mulai dari TK hingga SMA di pendidikan sekolah katolik, serta aktif di kegiatan gereja sehingga iman yang diperoleh satu iman dengan orang tua Katolik sejati. Yang sangat membahagiakan, anaknya ada yang menjadi pengurus Dewan Paroki. Setelah memasuki jenjang pendidikan perguruan tinggi, anak diberikan kebebasan untuk memilih sendiri sesuai dengan bakat dan bidangnya.

Saran bagi pasangan keluarga muda yaitu perbanyak komunikasi, selalu berdoa, bekerja aktif di gereja dan bermasyarakat.

Lihat Juga:

Seputar MBK (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Jumat, 19 Juli 2019

Hari Biasa Pekan XV Tuhan sedang mengetuk pintu hati kita. Apakah kita menaruh tanda pada pintu hati kita: 'Jangan ganggu aku?'" (Paus...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi