Tetap Setiap pada Iman

 Amatus V. Sabubun  |     10 Sep 2017, 03:05

Selasa (22/8/2017) Lingkungan Sanjaya, Wilayah II, melakukan kunjungan pastoral (kupas) ke-2. Romo Paulus Kristianto P.S., O.Carm selaku Romo Pendamping Lingkungan Sanjaya berkunjung ke rumah beberapa warga. Kunjungan pertama ke Santoso. Di usia 97 tahun, Santoso masih melakukan aktivitas seperti membuat Rosario, buku panduan doa dan lain-lain. Santoso memberikan kenang-kenangan kepada Romo Kris berupa dua buah buku doa.

Lalu ke keluarga Agus Suhendra. Sudah tiga tahun terakhir ini Agus hanya terbaring di tempat tidur karena penyakit yang dideritanya. Pada kesempatan ini diberikan Sakramen Minyak Suci. Lalu ke rumah Awi yang baru keluar dari RS Jantung Nasional Harapan Kita setelah delapan hari dirawat karena mengalami pembengkakan pada jantung. Di tempat usaha Awi diperciki air suci.

Dokter A. Oetomo dan istrinya walaupun usianya tidak muda lagi tapi tetap praktik untuk mengisi waktu. Oetomo saat ini memiliki penglihatan yang kurang baik, mata kiri beliau sudah tidak berfungsi dan mata kanan beliau sudah kurang dari 50%. Oetomo bercerita bahwa hal ini disebabkan oleh obat malaria yang beliau konsumsi sejak tahun 1975 sampai 2012 selama beliau bertugas di Irian Jaya (Papua). Menurut dokter mata yang menangani beliau, saat ini ada beberapa metode yang sedang dikembangkan untuk pengobatan medis salah satunya adalah dengan Stem Cell. Saat ini Oetomo sedang menjalankan pengobatan stem cell ini. Karena kurangnya penglihatan beliau, selama ini tiap ke gereja tidak pernah menyambut Tubuh Kristus karena tidak mau kesandung dan terjatuh saat berjalan. Romo Kris memberikan Sakramen Ekaristi kepada Oetomo dan Istri. Romo berpesan agar tetap setia dan berpegang pada Iman Kristus, karena semua yang terjadi atas diri kita adalah kehendak Tuhan.

Lina Wahyuni minta didoakan karena beberapa minggu terakhir ini Lina sering bermimpi tentang almarhumah ibunya. Sutjipto Utama adalah salah satu penerima bantuan Bedah Rumah dari Gereja MBK melalui Tim Bedah PSE. Cipto mengucapkan terima kasih kepada Pastor Paroki Gereja Maria Bunda Karmel Paroki, Seksi PSE, Koordinator Wilayah dan Ketua Lingkungan serta semua pihak yang telah membantu proses bedah rumah ini dari awal sampai akhir. Rumah yang semula semula 'tidak layak' ditempati menjadi layak huni.

Pukul 19.30 WIB di kediaman Dr. Stefanus J. Rene Ohmar Perayaan Ekaristi diiringi musik dari Sie. Kepemudaan MBK yaitu Oki, Sisi dan Aryo. Turut dihadiri Koordiantor Wilayah II, Jopie Sutedja, Shinta dan Meilani dari Panitia TL45MBK. Semua petugas liturgi diisi oleh Samuel, Adel dan Aurel. Misa diikuti oleh 20 orang dewasa dan 4 anak-anak.

Dalam khotbahnya, Romo Kris bercerita tentang 'kepergian' adiknya karena sakit; setelah 12 hari berturut-turut keluarga menunggu dan berjaga-jaga tapi pada saatnya meninggal tidak ada seorang pun yang mengetahuinya termasuk adik ipar Romo Kris (suami adik Romo Kris).

Seksi Kepemudaan MBK mengajak umat agar mendorong putra-putrinya untuk mengikuti kegiatan OMK MBK antara lain Life Teen dan Music Ministry. Panitia TL45MBK mensosialisasikan tentang keberadaan, tugas dan tanggung jawab Panitia TL45MBK serta kegiatan-kegiatan yang telah dan akan dilakukan oleh panitia dan juga mengajak warga Sanjaya untuk aktif terlibat secara langsung dalam setiap kegiatan yang diadakan oleh Gereja maupun Panitia dengan tujuan memperkuat basis Lingkungan yang pada akhirnya akan menjadikan Gereja yang Hebat. Acara ditutup dengan makan malam, ramah tamah dan foto bersama.

Lihat Juga:

Seputar MBK (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Rabu, 22 November 2017, Peringatan Wajib Sta. Sesilia, Perawan dan Martir

Bacaan dari Kitab Kedua Makabe (7:1.20-31) Pada waktu itu ada tujuh orang bersaudara beserta ibunya ditangkap. Dengan siksaan cambuk dan rotan mereka...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi