Menjadi Pahlawan Itu Gampang

 Felly M.  |     15 Nov 2014, 23:45

Menjadi pahlawan di negeri yang diwajibkan menghormati pahlawannya ternyata tidak mudah. Harus melalui birokrasi yang panjang dan rumit. Singkatnya, menjadi pahlawan itu sulit.

Menjadi Pahlawan Itu Gampang

Bagaimana tidak, di negeri yang konon merdeka karena ribuan tumpahan darah rakyatnya ternyata hingga sampai saat ini hanya punya 159 tokoh yang berjasa bagi bangsa dan negara yang di akui sebagai pahlawan. Padahal di Amerika, gelar pahlawan tidak hanya diberikan kepada manusia. Pada 22 Oktober 2014, dua anjing yang bertugas di agen Secret Service sebagai penjaga Gedung Putih mendapat gelar pahlawan. Hurricane dan Jordan menjadi pahlawan setelah mendapatkan predikat pahlawan setelah menghalau dan menyerang seseorang yang melompati pagar Gedung Putih.

Sepertinya ada sesuatu dengan terminology pahlawan di Indonesia. Mari kita lihat arti kata pahlawan.Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia pah·la·wan adalah orang yg menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani. Kata pahlawan ini sebenarnya mengacu pada kata heros. Dulu kata ini memang erat kaitan atau bahkan diciptakan untuk para pemberani di medan perang, tapi sekarang lebih bermakna moral.

Mari kita bandingkan lagi atau kita logikan sajalah, kenapa di Amerika seekor anjing bisa mendapat 'gelar' pahlawan, sedangkan di Indonesia 'gelar' pahlawan sangat sulit, kalau boleh dikata sangat mahal waktu dan biaya untuk mendapatkannya. Padahal ahli waris penerima 'Gelar' tidak lantas makmur.

Kalau kita kembali kepada arti pahlawan (yang logis), bukankah pahlawan itu adalah seseorang yang melakukan tindakan yang bermoral untuk kepentingan di luar dirinya? Bukankah pahlawan itu adalah seseorang yang mementingkan orang lain ketimbang dirinya sendiri bahkan nyawanya sendiri? Bukankan pahlawan itu adalah orang yang berani bertindak laku berbeda dari orang pada umumnya untuk kebaikan atau kepentingan orang-orang di sekitarnya?

Kalau memang iya, betapa gampangnya menjadi pahlawan. Banyak hal sederhana yang sekarang bisa dilakukan untuk menjadi pahlawan. Seseorang yang kini boleh disebut pahlawan adalah orang yang jika punya hajatan tidak menutup jalan. Berkendara dan mematuhi rambu lalu-lintas juga bisa digelari pahlawan. Atau jika kita kebetulan datang ke gereja lebih awal kita tidak duduk di pinggir.

Ya, hal-hal sederhana tersebut memang sudah terkikis karena kita selalu merasa berhak atas apa yang kita rasa sebagai hak. Dengan beragam alasan kita setiap hari melanggar rambu lalu-lintas, atau saat di jalan kesabaran kita teramputasi sesaat. Klakson beralih fungsi menjadi 'gonggongan' anjing galak yang setia menyalak setiap kali ada yang menghalangi laju kendaraan atau saat kita malas menggunakan tuas rem.

Dengan bermacam pembenaran pula kita merasa berhak duduk dipinggir bangku gereja karena kita merasa sudah datang lebih awal. Datang awal ke gereja itu hadiahnya ya bisa memilih bangku di mana saja yang kita sukai. Jika ada umat lain yang terlambat atau datang belakangan sila duduk di tengah. Bukankan menjadi pahlawan itu seharunya gampang?

Lihat Juga:

Tema Nasional (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Jumat, 14 Desember 2018

Peringatan Wajib St. Yohanes dari Salib, Imam dan Pujangga Gereja Di dalam Kristus ada lubuk-lubuk dalam yang masih harus didugai, yang selamanya...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi