Rosario

  15 Oct 2017, 01:47

Rosario berasal dari bahasa latin Rosarium yang berarti sekumpulan bunga mawar. Ada dua versi sejarah Rosario. Versi pertama pada awal abad 12, versi kedua pada abad 15. Sejarah versi pertama, Maria menampakan diri dan memberikan Rosario kepada Santo Dominikus, pendiri ordo Dominikan agar mewartakan Rosario.

Rosario

Pada awal abad 12, ketika Santo Dominikus sedang berjuang melawan kaum bidaah Albigensian, Bunda Maria berjanji, karya pelayanan dan kerasulannya akan berhasil jika Dominikus berdevosi dengan setia berdoa Rosario. Bersama Ordo Kartusian, Dominikus dengan setia mendaraskan doa Salam Maria dan Bapa Kami, serta menerbitkan buku doa penutun.

Para Santo, seperti Petrus Kanisius, Philipus Neri, Louis de Montfort, Beato de la Roche, hanya mengikuti jejak Santo Dominikus. Sehingga akhirnya dunia menyakini, Doa Rosario ini berasal dari Santo Dominiskus meskipun pada awal abad 5 pada masa Santo Benedictus, orang sudah mengenal untaian manik-manik untuk menghitung doa yang didaraskan secara berulang.

Pada 7 Oktober lalu, menjadi hari yang didevosikan kepada Bunda Maria Ratu Rosario. Persisnya 446 tahun yang lalu (1571), Armada Turki mengancam Tahta Suci Vatican. Turki yang saat itu diperintah Sultan Selim II, mengirimkan armada lautnya yang dipimpin Halifasha menuju Lepanto, Yunani. Sebelum pertempuran di Lepanto, hampir semua pelabuhan Katolik telah ditaklukkan armada laut Turki.

Armada laut Kepausan Eropa dibawah pimpinan Don Yuan dari Austria, yang hanya sepertiga jumlah armada laut Turki tidak gentar. Don Yuan yang terkenal dengan devosinya kepada Bunda Maria mengajak anggota pasukan dengan melilitkan Rosario di tangan mereka, bertempur menghadapi pasukan Halifasha.

Di saat yang sama, Paus Pius V menyerukan kepada setiap orang Katolik di Eropa bersatu berdoa Rosario secara terus menerus selama 24 jam. Dan mukjizat pun terjadi, angin serta gelombang besar seolah ikut membantu kemenangan pasukan Don Yuan.

Berkembangnya devosi kepada Yesus dan Maria, maka manik manik itu dipakai untuk berdoa Salam Maria, yang dimulai Santo Petrus Damianus, pada 1072. Doa Salam Maria lahir dari proses yang panjang dan baru sempurna terbentuk pada abad ke 15 - (Sejarah dan Misteri Kuasanya dan buku Misteri Cahaya Membarui Rosario di Milenium III - Willem Daia, Pr dan Beriman Bersama Maria - Jost Kokoh, Pr)

Banyak umat merasa nyaman berdoa Rosario. Bersimpuh sambil secara perlahan mendaraskan Salam Maria, dan satu per satu manik-manik rosario bergerak. Di situ ada damai. Seperti yang dilakukan Mary Jane Fiesta Veloso, warga negara Filipina, terpidana mati narkoba, tanpa henti mendaraskan doa Rosario di Lapas Wirogunan, Yogyakarta.

Lihat Juga:

Editorial (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Jumat, 15 November 2019

Hari Biasa Pekan XXXII Meskipun semua nyanyian sama, nyanyian gregorian yang merupakan ciri khas liturgi Romawi, hendaknya diberi tempat utama ....

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi