Kalau Para Adi Yuswa Bercanda

  3 Oct 2013, 22:40

BEDANYA 3 AFPaguyuban Lansia MMS Maria Munggah Swargo setiap bulan selalu mengadakan gathering, di mana setiap kegiatan diisi berbagai acara kebersamaan. Dari antara kita untuk kita, ceramah dari kesehatan sampai dengan trik meyikapi masalah ketuaan serta tak lupa berhumoria. Agar para lansia ini terus berwawasan serta berpikir positif. Tak lupa setiap kegiatan diadakan kuis-kuis berhadiah. Maka tak heran anggota-anggotanya tampak bugar dan segar.Suatu hari ketua paguyuban Josef Soponyono Mangkulangit memberikan kuis tentang masalah yang lagi aktual tentang perbedaan 3 AF yang lagi banyak dibicarakan orang. Yaitu Ahmad Fathonah, Aceng Fikri dan Alex Fergusson. Apa bedanya?Jawabannya macam-macam. Fathonah dan Aceng itu item, Fergusson bule. Ada lagi Fathonah dan Aceng sama-sama ahli daging, Ferguson ahli sepakbola. Kemudian yang satu duitnya rupiah yang satunya lagi duitnya dollar. Ada juga Fathonah makanannya daging sapi muda, Aceng daging kambing muda, Ferguson makanannya roti. Lebih lucu lagi Ferguson ahli menendang bola, Fathonah dan Aceng memasukkan bola. Ya, semuanya itu kan sepakbola, mana bedanya kek, nek?Tetapi semuanya salah. Ignatius Wongso Preman yang dari tadi diam saja kemudian tunjuk jari menjawab.Wongso: Saya tahu! Fathonah dan Aceng itu gelarnya Syur! Kalau Fergusson itu Sir!Hadirin (nyaut serempak): Tepat! 100! ha,ha,ha.......

DAPAT WARISANTigor Hamonangan Tampubolong seorang pengusaha lagi sakit keras dan dirawat di ICU sebuah rumah sakit di Jakarta. Tengah gawat-gawatnya dokter memanggil anak dan isterinya untuk berkumpul bersama. Tigor dikelilingi oleh anaknya, Ucok, Siti, Edison, dan Bu Tigor. Sambil bernapas satu persatu Tigor mengeluarkan wasiatnya.Tigor: Ucok! anakku paling gede. Kamu dapat apartemen yang di Taman Anggrek. Kamu Siti! kamu dapat rumah-rumah di Taman Kedoya Baru. Ya, kalau kamu Edison! Kamu kebagian di perkantoran Wisma Pal Merah dari tingkat I sampai dengan VI. Kamu. Mah! kamu dapat rumah kita saja di Kelapa Dua. Awasi anak-anak. Jangan sampai rebutan. Jaga supaya mereka rukun-rukun.Dokter Thio Ngie Bhing ahli penyakit dalam yang ikut menunggui terheran-heran dan merasa salut kepada pasiennya yang membagi warisan cukup adil.Dokter: Bu Tigor! Ibu beruntung banget punya suami seperti Pak Tigor. Meski hanya seorang agen koran tetapi warisannya ternyata banyak banget. Semua untuk keluargaBu Tigor: Beruntung? Kaya? Dokter jangan bercanda? Semua itu wilayah-wilayah antaran koran suami saya.

KUE BUAT PEMAKAMANLain lagi dengan Tan Ouw Bheng yang juga lagi sakit keras di rumah. Sudah berhari-hari susah makan. Iasetiap hari dikelilingi oleh cucu-cucu-nya. Suatu hari dari dapur terbau masakan kue yang baunya sedap sekali. Rupanya Bu Ouw Bheng lagi masak-masak kue.Tan Ouw Bheng rupanya seleranya bangkit dan berkata kepada cucunya, Anton.Ouw Bheng: Ton! Tolong bilangin nenekmu. Kakek ingin sekali makan kue itu.Anton ngeloyor pergi ke dapur dan tak lama lagi kembali dan berkata kepada kakeknya.Anton: Kek! Kata nenek nggak boleh. Itu kue buat upacara pemakaman.

(Kiriman: Hong Lan dari Kedoya)

Lihat Juga:

Humor (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Selasa, 16 Januari 2024

Hari Biasa Pekan II Ekaristi harus disediakan bagi umat beriman, antara lain "sebagai penangkal, melaluinya kita dibebaskan dari kesalahan-kesalahan...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi