Humor Orang Indonesia Hebat dan Sakti

 Ign. Sunito  |     31 May 2014, 16:43

LIHAT MAKANAN & CEMILANNYA

Orang Palembang gemar makan kapal selam (pempek)
Orang Medan suka banget B-1 dan B-2 (seperti jenis pesawat pembom tempur AS)
Orang Jawa kuat banget makan beton (biji nangka)
Orang Betawi demen sekali makan roti buaya dan kue pepek
Orang Bandung apalagi doyan bata goreng (batagor)
Orang Surabaya tak mau kalah, wong, setan pun dimakan...rawon setan
Orang Parigi (Sulteng) malah doyan banget..Palu Butung
Orang Yogyakarta malah berani makan..oseng-oseng mercon plus sengsu tongseng asu
Orang Cirebon melahap empal gentong tambah tahu gejrot
Orang Samarinda lebih ganas lagi makanannya keripik macan
Orang Bekasi nggak mau kalah bisa melahap kue..akar kelapa
Orang Magelang lebih gila lagi doyan banget..bakso granat
Orang Solo cemilannya..balung ketek (tulang kera) atau keripik ubi ditambah rondo royal janda genit (tape goreng) minumannya kopi jos! atau teh nasgitel (panas,legi, kentel)
Paling edan adalah koruptor Indonesia, makanananya duit rakyat baik yang kertas maupun yang recehan.

HASTA BRATA PEMIMPIN SEMPRUL

Dalam falsafah Jawa setiap orang yang jadi pemimpin harus belajar memahami pitutur Hasta Brata, piwulang dan petunjuk Semar kepada Pandawa dalam dunia pewayangan. Yaitu hendaklah pemimpin itu seperti bumi, matahari, bulan, bintang,samudera,air, angin, dan api. Hasta Brata ini dipopulerkan oleh Soeharto dan disebarluaskan oleh menteri penerangan Harmoko. Namun oleh dalang Sujiwo Tejo Hasta Brata dijadikan lakon wayang dengan judul " Semar Mesem ".

BUMI: Pemimpin itu seperti bumi, yaitu lemah lembut,lembek,tapi suka bikin gara-gara yang tak bermutu. Bikin rakyat kacau dan saling berantem sendiri.
BULAN: Pemimpin harus melankolis,suka lagu atau film cengeng favorit remaja dan ibu-ibu rumah tangga.
BINTANG: Ia bersinar-sinar jauh ke luar negeri, membangun citra, bak pejuang HAM ketika dalam negerinya gonjang-ganjing akibat banyak TKI terkena hukuman mati tak ada pembelaan Negara. Sewot dan repot terutama jika dirinya dijadikan sasaran kritik dan merasa terancam.
SAMUDERA: Sifatnya menggelora tidak pada tempatnya sehingga sering cengeng di depan guru, veteran maupun penghuni Lapas Lembaga Pemasyarakatan.
AIR: Harus kerap mencuci tangan sesering mungkin, supaya namanya tetap harum sebagai tokoh sabar,welas asih. Membiarkan kesalahan para punggawanya, tetapi dikamuflase rasa marah di depan TV supaya rakyat tahu.
ANGIN: Pemimpin menganggap kritik dan saran sebagai angin lalu, karena merasa dirinya sebagai intelektual yang mumpuni. Karena sudah banyak pegang gelar kehormatan akademisi dari berbagai PT dalam dan luar negeri.
API: Suka kebakaran jenggot, terutama jika merasa dirinya diserang merasa dibenci, sekalipun hanya gambarnya dirusak oleh tangan-tangan jahil. Itu cukup memedihkan dan sekali lagi selalu menyalahkan pemberitaan media.

Lihat Juga:

Humor (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Kamis, 29 Oktober 2020

Hari Biasa Pekan XXX Kesalahan-kesalahan yang kita lakukan hanyalah bagaikan butiran-butiran pasir di hadapan gunung kerahiman Allah yang Mahabaik...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi