Dahsyatnya Kuasa Iman

 Judith Wijaya  |     11 Mar 2017, 11:35

Banyak orang menyakini Sang Juruselamat hanya sebatas indera dan belum masuk sampai pada penghayatan yang mendalam. Kerapkali lupa bahwa Sang Juruselamat selalu ada dan bersama dengan kita. Dia mengingatkan kita bahwa dengan melihat "mukjizat-Nya" tetap terus mengikuti Dia setiap hari dan mengenal secara mendalam.

Pengenalan Dia pun jangan hanya di dasar, tapi mendalami seperti apa yang Dia kehendaki, dan mengalami sampai pada persatuan cinta kasih Allah. Kita diajak untuk bertekun, mendengarkan dan menjadi pelaku firman setiap harinya yang menghantar kita untuk mengalami "mukjizat-Nya".

Dia tidak membiarkan kita tersesat, melainkan kita diajak untuk terus semakin mengenal-Nya, dan berusaha dituntun dan dimurnikan pengenalan kita agar sampai kepada-Nya. Dalam situasi yang sulit kita hadapi, Dia berjuang dan berjalan sampai kita terus ingat bahwa Dialah Sang Juruselamat sanggup melakukan segala perkara dalam hidup kita.

Bangunlah sikap hati yang percaya dan taat kepada Dia. Percaya itu mudah, namun teguh berpegang kepada-Nya dalam segala perkara tidaklah mudah, karena dibutuhkan sikap keberanian, komitmen, dan kesetiaan. Semoga kita memiliki keberanian iman untuk terus melangkah, bahkan di tengah rupa-rupa kesulitan dan tantangan hidup.

Lihat Juga:

Renungan (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Senin, 21 September 2020

Pesta Santo Matius, Rasul, Penginjil Matius, seorang pemungut cukai, menjadi contoh pertobatan dan pengampunan bagi banyak pemungut cukai dan pendosa...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi