Iman yang Menyelamatkan

 Judith  |     14 Feb 2015, 09:00

Seringkali orang ingat pada Yesus saat mengalami hal-hal berat ataupun saat kesulitan. Kadang saat sukacita, kegembiraan, kebahagiaan melanda, entah Yesus berada di urutan nomor berapa. Orang yang sedang sakit, baik itu sakit hati, jiwa, akal budi, fisik, pasti menginginkan kesembuhan dari penyakitnya.

Iman yang Menyelamatkan

Seperti orang kusta, ia tidak pernah ragu-ragu untuk meminta belas kasih dari Yesus saat kesulitan maupun kesedihan menimpanya, tapi ia juga tidak lupa akan Yesus setelah disembuhkannya.
Banyak orang mengalami keputusasaan, rindu disapa, rindu untuk disembuhkan. Kita semua merindukan belas kasih Yesus. Kehadiran Yesus memberikan harapan bagi kita.

Mungkin kitapun memiliki "kusta" di tubuh kita, seperti dosa-dosa, luka-luka di hati, kecewa, sedih, dendam, amarah, dan lainnya, sehingga kita takut dan ragu terhadap diri kita sendiri.

Biarlah keberanian dan iman kita seperti orang kusta tersebut untuk mempersembahkan permohonan-permohonan kita kepada Yesus. Iman adalah kunci membuka pintu berkat dari Yesus. Kehadiran Yesus memberi harapan bagi kita. Ketika Dia telah berkehendak dalam hidup kita, janganlah kita lupa membagikan kabar baik tersebut dengan cara bersyukur dan berterima kasih, sharing iman, kesaksian, pengajaran, dan banyak hal lainnya.

Semoga kita dapat terus membagi belas kasih Yesus yang dirindukan manusia, mengapa, berbagi pada orang lain dan sesama. Apakah iman kita membawa kesembuhan?

Lihat Juga:

Renungan (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Selasa, 16 Januari 2024

Hari Biasa Pekan II Ekaristi harus disediakan bagi umat beriman, antara lain "sebagai penangkal, melaluinya kita dibebaskan dari kesalahan-kesalahan...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi