Mengikuti Sang Sumber Keselamatan

 Judith Widjaya  |     19 Jan 2014, 00:35

Berkat pewartaan Yohanes tentang Mesias, banyak orang yang datang kepadanya dan diperbaharui imannya. Yohanes bersyukur bisa membawa jalan dan mendukung kehadiran Yesus sebagai Mesias. Yohanes mengajak kita untuk setia kepada Mesias.

Hendaknya kita seperti Yohanes, walaupun sudah terkenal, mendapat banyak simpati dari banyak orang, tapi tidak bangga terhadap dirinya sendiri, tidak gila hormat, melainkan membawa banyak jiwa kepada Sang Sumber Keselamatan yaitu Yesus kristus. Yohanes adalah pribadi yang jujur dan tulus bagi jiwa yang menantikan kedatangan-Nya. Kejujuran dan ketulusan adalah esensi bukan tampilan, isi bukan bungkusnya.

Bagaimana dengan kita? Masih banyak orang yang enggan untuk bertindak seperti Yohanes Pembaptis, kurang tulus, dan sebagainya. Kadang kita masih suka disebut sang pemimpin, terbaik, terhebat, oleh orang lain. Padahal Tuhan menyukai orang-orang yang rendah hati, tulus mendukung kemajuan bagi sesamanya.

Anak Allah

Menerima Kristus berarti hidup dalam Dia sebagai anak-anak Allah yang terkasih dan tidak perlu takut karena Kristus pokok harapan kita, yang akan membimbing kita di jalan kesucian. Sebab kitapun telah dibaptis dengan air dan Roh, maka kita harus menjadi saksi Kristus, Anak Allah.

Dia adalah pribadi yang mengesankan dan dapat membuat orang lain takjub akan kepribadiannya. Kita diajak oleh-Nya untuk lebih menemukan pengalaman iman bersama-Nya. Pengalaman-pengalaman iman ini dapat kita jumpai bila kita mengasihi orang lain dengan perbuatan kita, bukan hanya sikap dan perilaku, tapi tindakan nyata kita.

Menjadi Murid-Nya

Bagaimana dengan kita, apakah kita sudah menjadi saksi Kristus melalui kesaksian, tindakan, perbuatan, yang dipenuhi dengan Roh? Sudahkah kita mengingat Dia dan "tune in with God?"

Kiranya kita dapat meneladan misi Yohanes mewartakan kebesaran dan kebaikan-Nya bagi keselamatan banyak orang.

Lihat Juga:

Renungan (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Selasa, 16 Januari 2024

Hari Biasa Pekan II Ekaristi harus disediakan bagi umat beriman, antara lain "sebagai penangkal, melaluinya kita dibebaskan dari kesalahan-kesalahan...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi