Renungan

 Yesaya O.Carm  |     22 Feb 2014, 19:30

Matius 5:38-48

Tidak membalas dendam terhadap orang yang berbuat tidak baik kepada kita, itulah yang diajarkan Yesus lewat Injil Minggu ini. Ajaran ini benar walaupun kenyataannya dalam hidup orang seringkali membalas perbuatan tidak baik orang lain dengan perbuatan jahat dan bahkan seringkali lebih tidak baik daripada yang diterima. Hal ini bisa terjadi karena orang berpikir bahwa kalau orang yang berbuat tidak baik, kalau dibaikin terus, mereka akan menjadi-jadi. Atau berpikir membalas perbuatan orang yang tidak baik dengan perbuatan yang serupa supaya mereka sadar dan bertobat.

Kalaupun orang tidak dapat membalas perbuatan jahat orang lain dengan perbuatan yang sama, seringkali orang membalasnya dengan bersikap dendam terhadap orang itu yakni dengan memendam rasa benci, berharap sesuatu yang tidak baik terhadap orang itu dan ketika orang itu mengalami celaka, dia merasa puas. Inilah kenyataan hidup yang terjadi. Namun sabda Yesus mengajarkan agar kita tidak hanya sekedar tidak membalas dendam terhadap orang yang melakukan perbuatan yang tidak baik kepada kita, tetapi lebih dari itu, yakni membalas perbuatan jahat orang lain dengan perbuatan yang baik kepada mereka. Tidak membalas dendam, tidak hanya sekedar tidak melakukan hal yang sama terhadap orang yang menyakiti kita, tetapi berbuat baik kepada orang itu.

Dengan tidak membalas dendam bukan berarti kita kalah, tetapi justru kita menjadi pemenang: kita menang atas rasa benci yang tertanam dalam hati kita, kita menang atas kejahatan orang lain yang mungkin juga berharap kita melakukan hal yang sama. Ajaran ini tentu sulit, tetapi inilah ajaran 'Cinta Kasih' yang diajarkan dan diteladankan oleh Yesus kepada kita. Semoga kita berusaha menghayati ajaran ini. Kita membalas perbuatan tidak baik dari orang lain atau kita justru dengan berbuat baik kepada mereka. Biarlah Tuhan yang mengubah mereka lewat kebaikan yang kita lakukan.

Lihat Juga:

Renungan (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Selasa, 16 Januari 2024

Hari Biasa Pekan II Ekaristi harus disediakan bagi umat beriman, antara lain "sebagai penangkal, melaluinya kita dibebaskan dari kesalahan-kesalahan...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi