Gereja adalah Animasi

 Agustinus Dwianto S.  |     26 Oct 2014, 07:15

Putra altar adalah sekelompok anak - anak berusia SD hingga SMA yang memiliki tugas utama membantu Imam dalam perayaan ekaristi. Namun bukan tugas mereka yang akan saya bahas saat ini, melainkan bagaimana mereka melihat gereja sebagai bentuk animasi dalam kehidupan nyata. Tentunya akan berguna kelak ketika mereka dewasa. Saya sendiri merasa beruntung pernah tergabung dalam komunitas putra altar.

Mengapa saya merasa beruntung? Putra altar tak hanya mengajar anak mengenal kehidupan menggereja, namun juga semangat mau melayani tanpa imbalan apapun. Alasannya yang penting kumpul, dapat banyak teman dan tugas bersama. Tak heran setiap tugas misa apalagi di misa besar, persaingan untuk bisa bertugas menjadi kebanggaan tersendiri. Mereka seolah merasa lepas dari persoalan pribadi, dari tugas sekolah yang menumpuk, omelan orang "rumah", ataupun hal yang membuat mereka merasa jenuh. Bahkan mereka seolah tidak peduli terhadap dunia gadget yang terkadang bisa membuat anak menjadi individualis.

Jauh berbeda dengan orang dewasa yang beberapa diantaranya kerap mendahulukan suara ego, ponsel dan teknologi. Dibanding bisikan suara alam, inspirasi dan juga suara Tuhan. Rasanya suara tersebut membuat kita menjadi bungkam. Bahkan kita kerap merasa harus menukar suara indah dengan perhitungan matematika yang begitu rumitnya. Belajar pun menjadi sulit, karena ada tembok besar penghalang.

Hari ini Injil memberikan nada yang indah di telinga dan hati kita. Membungkam sesuatu yang tidak perlu dengan semangat kasih. Kasih pelayanan yang membuat kita sama rasa dan sama rata dalam kasih. Tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah bahkan menjadi seorang operator. Toh, gereja adalah animasi kehidupan menggereja.

Kasih juga membuat seseorang menjadi kuat dan berani. Tentunya dengan beberapa syarat: berani membungkam kefasikan, kemunafikan, keegoan dan niat jahat dalam diri kita. Gereja adalah animasi, jadilah seperti anak putra altar yang setia dan polos dalam melayani.

Lihat Juga:

Renungan (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Selasa, 16 Januari 2024

Hari Biasa Pekan II Ekaristi harus disediakan bagi umat beriman, antara lain "sebagai penangkal, melaluinya kita dibebaskan dari kesalahan-kesalahan...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi