Apa Itu Apologetik?

 Humas Panitia Seminar Kolaborasi  |     22 Jul 2017, 03:16

Sebelum kita dibaptis, kita telah diberi pembekalan akan iman Katolik hampir selama satu tahun. Demikian juga bagi yang Baptis Balita, sebelum menerima Komuni Pertama, juga dibekali pelajaran. Menjadi Katolik tidak serta merta hanya dibekali pendampingan sewaktu menjadi Katekumen/persiapan penerimaan Komuni Pertama. Yang lebih penting adalah cara menghidupi Baptisan tersebut. Waktu hampir satu tahun sangatlah singkat untuk dapat mendalami iman Katolik, yang kaya akan Ajaran Gereja (Magisterium), Tradisi Suci, dan juga Kitab Suci. Kita menggali sendiri pengetahuan akan Iman Katolik, lewat buku-buku yang telah diberi Nihil Obstat, dan Imprimatur atau pada pertemuan pendalaman iman, pertemuan pastoral di lingkungan-lingkungan, maupun mengikuti seminar-seminar yang diselenggarakan oleh Gereja.

Latar Belakang

Atas dorongan Roh Kudus, berlandaskan spiritualitas inkarnasi Yesus Kristus, serta semangat Gembala Baik dan Murah Hati, umat Keuskupan Agung Jakarta berupaya menyelenggarakan tata-pelayanan pastoral-evangelisasi. Umat diharapkan semakin tangguh dalam iman, terlibat dalam persaudaraan inklusif, dan berbelarasa terhadap sesama dan lingkungan hidup.

Karya Evangelisasi berarti mewartakan Kebenaran Kristus. Apologetik memainkan peran penting dalam Evangelisasi. Apologetik merupakan suatu cara untuk untuk memahami, menjelaskan dan mempertahankan iman Katolik. Caranya dengan memberikan jawaban-jawaban atau argumen-argumen yang rasional terhadap berbagai tuduhan yang diarahkan mengenai iman Katolik. Orang yang melakukan kegiatan apologetik disebut apologist.

Maksud dan Tujuan

Katekese adalah satu bidang pelayanan pastoral Gereja yang mendasar dalam kehidupan Gereja. Tanpa pewartaan/katekese tidak ada Gereja dan tanpa Gereja tidak ada pewartaan. Gereja hidup dan terbentuk oleh pewartaan (lih. Rm 10:14-15). Karena itu Paroki Tomang memberikan prioritas utama kepada pewartaan/katekese dan pembinaan iman umat di segala jenjang usia.

Berkatekese tidak hanya menjadi tanggungjawab seksi katekese saja dalam hal ini, justru tanggungjawab dan peran para pengurus lingkungan (ketua lingkungan, wakil ketua lingkungan, sekretaris, dsb) menjadi ujung tombak Gereja dalam pewartaan di tingkat komunitas basis. Pewartaan juga menjadi setiap orang yang telah bersatu dengan kristus lewat Sakramen Baptis.

Dengan menerima Baptisan, kita menjadi murid Kristus yang turut serta dalam mewartakan kabar gembira (bdk. Mat 28:19-20). Ketika kita dihadapkan dalam masyarakat yang plural dan diminta pertanggungjawaban akan iman Katolik kita, mungkin tidak bisa memberikan penjelasan akan kebenaran iman Katolik yang kita imani.

Gereja yang kuat dikarenakan 'akarnya kuat', yaitu pewartaan di tingkat umat basisnya kuat. Agar komunitas basis kuat dalam kehidupan menggereja dan memasyarakat, berkatekese menjadi peran dan tanggung jawab setiap umat. Mereka diharapkan dapat menjadi ujung tombak Gereja dalam mewartakan kebenaran Kristus.

Sasaran

Sasaran dari seminar ini adalah umat di lingkungan-lingkungan yang peduli akan imannya, akan kebenaran Yesus Kristus, yang kita imani bersama lewat Gereja Katolik, yang bersumber pada Magisterium, Tradisi Gereja dan Kitab Suci. Dengan semakin bertambahnya pengetahuan akan kebenaran Kristus dalam seminar apologetik ini, diharapkan dapat menumbuhkembangkan semangat dan karya Evangelisasi itu sendiri.

Target

Setiap umat lingkungan di paroki Tomang dapat mengikuti seminar ini, untuk kemudian dapat dibagikan/disharingkan ke teman-teman di lingkungannya yang tidak bisa hadir pada acara seminar apologetik ini.

Sudah menjadi tanggung jawab Gereja, dalam hal ini paroki Tomang, Gereja Maria Bunda Karnel, lewat kolaborasi Seksi Katekese - Seksi Komsos - Seksi Kerasulan Kitab Suci dan Panitia TL45MBK menyelenggarakan seminar Apologetik / Pembelaan Iman dengan tema 'Mempertanggungjawabkan' Iman Katolik di tengah masyarakat yang plural (bdk. 1 Ptr 3:15)'.

Seminar Sabtu, 5 Agustus 2017 diselenggarakan di Auditorium MBK, pukul 08.00-12.00 WIB. Kita akan diberikan pemahaman mendasar bagaimana cara kita memberikan tanggapan atas beberapa pertanyaan dari "teman-teman" yang meragukan iman Katolik. Pembicara dalam seminar ini adalah Mgr. Prof. Dr. Henricus Pidyarto, O.Carm, Uskup Keuskupan Malang. Seminar ini khusus untuk umat Paroki Tomang. Pendaftaran lewat ketua lingkungan masing-masing.

Lihat Juga:

Seputar MBK (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Minggu, 3 Juli 2022

Hari Minggu Biasa XIV Kebebasan tidak memberi kita izin untuk melakukan hal-hal yang buruk. Kebebasan diberikan kepada kita oleh Allah sehingga kita...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi