Akibat Bermain Game

 Jovica Zhuo  |     11 Mar 2017, 11:26

"Marvel, jangan main game terus! Nanti matamu rusak. Kamu sudah belajar belum?" tanya ibu Marvel. "Belum, Bu" jawab Marvel santai. Ibunya langsung mengambil handphonenya dan memarahinya, "Marvel, cepat belajar atau ibu akan menyita handphone kamu," kata ibunya marah. "Iya-iya, Bu. Aku belajar," kata Marvel lemas.

Marvel belajar dengan malas-malasan dan Marvel masih ingin sekali bermain game. Lalu Marvel dengan diam-diam mengambil handphonenya dari tempat ibu menyitanya dan bermain handphone sampai larut malam.

Saat di sekolah, waktu menjalani ulangan, Marvel tidak bisa mengerjakan soal ulangan itu, walaupun ia sudah berpikir dengan keras. Akhirnya, saat hasil ulangan dibagikan, Marvel mendapat nilai terendah di kelasnya. "Bagaimana ini? Ibu pasti akan sangat marah," pikir Marvel dalam hati.

Saat pulang sekolah, Marvel terlihat murung dan gelisah. "Marvel, bagaimana harimu di sekolah?" tanya ibunya lembut. "Maafkan aku, Bu. Karena kemarin terlalu banyak bermain game, nilaiku menjadi yang terendah di kelas," kata Marvel menyesal. "Marvel, sebenarnya ibu tahu kamu mengambil handphonemu dan bermain sampai larut malam. Ibu hanya ingin menguji penguasaan dirimu," kata ibu.

Ibu lalu memberikan nasihat bahwa keberadaan teknologi handphone dan game, membuat orang makin malas untuk beraktifitas, termasuk belajar dan berdoa. Mereka betah berjam-jam di hadapan handphone tanpa mengenal waktu dan membuat waktu kita tersita serta menjauh dari Tuhan. Marvel langsung tertunduk malu dan sejak saat itu, Marvel mulai mengurangi waktu bermain gamenya dan Marvel sadar bahwa ia harus lebih mementingkan pendidikannya dan tetap berdoa mengandalkan Tuhan seperti yang tertulis dalam sepuluh Perintah Allah.

Lihat Juga:

Serba-Serbi (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Rabu, 8 Desember 2021

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda Cintai bunda kita. Dan ia akan memperoleh rahmat yang berlimpah-limpah untuk membantumu untuk...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi