Sembarang

  27 Oct 2010, 22:47

Ketika berhadapan dengan pilihan, sering kali kita bingung. Lalu malas untuk berpikir. Kemudian "menyerah" dan putus asa, lantas berkata terserah, sembarang, sak karep mu atau ape kate lu dach.

Sembarang

Tentu saja pernah. Yang paling sering soal makan, ketika saya ditanya, mau makan di mana dan makan apa?

Anda juga kan?

Ketika dipasrahi atau diberi wewenang, sebenarnya kan tinggal memilih. Yang itu atau yang ini, selesai. Tapi kenapa bingung? Padahal, bisa jadi dalam pikiran kita (sebelum jalan mencari makan) sudah ada bayangan mau makan dimana dan makan apa. Tapi ketika tiba di lokasi dan diberi wewenang tadi, pilihan itu tiba-tiba tersendat di mulut, lidah dan selera teman-teman. Sehingga dihadapan teman-teman saya kehilangan kepercayaan diri.

Apakah saya sendirian? Tidak! Karena ketika wewenang itu dilempar balik, ternyata mereka mengidap hal yang sama. Takut salah pilih! Tidak berani mengambil keputusan. Tidak sanggup menerima wewenang.

Padahal, kalau sudah dipilih dan diputuskan. Kita pasti bisa menerima. Kenapa kita terima? Ya karena kita sudah bilang sembarang tadi. Sudah memasrahkan hak kepada orang lain untuk memilih.

Sama, saya juga berpikir seperti itu.

Kalau ketidak-mampuan menerima wewenang - memilih tempat dan menu makanan yang sederhana - ini menjangkiti seluruh anak negri. Bisa kita bayangkan, puluhan tahun ke depan kita masih akan hidup di endonesa.

Akan tetapi, kalau "sembarang" ini sudah tidak menjadi masalah. Mungkin kita boleh bermimpi tentang Indonesia.

Nah, ini yang lucu. Kadang ketika kita punya keberanian untuk memilihkan, dan memilihkan tempat dan menu makan. Kita malah menuai grundelan. Tempatnya kok jorok! Kok mahal! Aduh udah nggak enak, tawar lagi. Untuk teman yang seperti ini, menurut saya kita anugrahi award saja. Dikamplengi bareng-bareng sampek lambe ne suwek. Hehehehe...

(Felly)

Lihat Juga:

Serba-Serbi (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Selasa, 16 Januari 2024

Hari Biasa Pekan II Ekaristi harus disediakan bagi umat beriman, antara lain "sebagai penangkal, melaluinya kita dibebaskan dari kesalahan-kesalahan...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi