Tema APP Kelima: Bertindak Seperti Kristus (Matius 25:31-46)

  26 Aug 2010, 13:16

"Gloria Dei viviens homo",kemuliaan Allah terpantulkan dalam kemanusiaan yang dipulihkan menuju kehidupan yang penuh, demikian kata St. Ireneus, Bapa Gereja yang hidup dan berkarya di Lyons, Perancis, tahun 125-202M. Kemanusiaan tak akan dipulihkan secara penuh selama kemiskinan tidak diatasi dengan tuntas.

Tema APP Kelima: Bertindak Seperti Kristus (Matius 25:31-46)

Allah senantiasa mendengar jeritan umat-Nya yang miskin dan menderita. Kitab Suci secara gamblang menggambarkan keberpihakan Allah terhadap kaum miskin. Yesus lahir dalam keadaan miskin dan secara terbuka mengungkapkan pembelaan-Nya terhadap orang miskin, bahkan menyamakan diri-Nya dengan orang miskin.

Di zaman modern ini, kemiskinan adalah skandal yang memalukan. Perjuangan memerangi kemiskinan merupakan perjuangan Gereja sepanjang zaman. Pemerasan dan kemiskinan mengerikan yang dialami para buruh di Eropa dan Amerika Utara mendorong Paus Leo XIII menulis Ensiklik Rerum Novarum tahun 1891, yang tidak hanya memberikan tuntunan pada pekerja yang tertindas karena upah yang sangat rendah, tetapi juga memacu Gereja untuk ambil bagian dalam membangun keadilan sosial. Seratus tahun kemudian, Ensiklik Centesimus Annus yang ditulis Paus Yohanes Paulus II mengajak umat Katolik untuk bekerja sama dengan umat beriman lain yang berkehendak baik, serta dengan Allah Bapa pencipta, mewujudkan kerajaan Allah di dunia sebagai tempat yang damai, sejahtera dan menyenangkan bagi semua penghuni dunia ini.

Kemiskinan masih merupakan bagian dari wajah kemanusiaan bangsa kita, termasuk di Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) (daerah Jakarta, Tangerang dan Bekasi). Pemerintah mengakui adanya kemiskinan yang cukup luas dan dalam, bertekad untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui berbagai pola sosial-ekonomi. Dalam masa APP 2010, KAJ mengajak kita bertobat dengan terlibat aktif.

BEKERJA SAMA MELAWAN KEMISKINANDalam menutup masa puasa dan pertobatan ini, kita diajak untuk "bertindak seperti Kristus" seperti dilukiskan dalam Mat 25: 31-46. Dalam konteks pengadilan terakhir, mereka yang melakukan tin-dakan kasih dan kebaikan kepada yang miskin, hina dan menderita, yang dipahami sebagai tindakan kasih kepada Tuhan sendiri akan memperoleh kehidupan kekal (Mat 25: 34) dan sebaliknya bagi mereka yang menjauhi tindakan kasih seperti itu (Mat 25: 41). Bagaimana secara nyata bertindak seperti Kristus? Yang pertama dan utama, kita dipanggil dan diutus oleh Tuhan untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin (bdk. Luk 4: 18). Yesus yang mengidentikkan Diri-Nya dengan saudara-saudara yang paling hina mengajak untuk membebaskan orang yang hina, miskin dan tertindas (bdk. Mat 25: 40). Yesus memanggil kita semua untuk bekerja sama melawan kemiskinan. Bertindak sebagai Kristus berarti berani menyampaikan Kabar Gembira kepada orang lain (keselamatan) dan tindakan kasih untuk melawan kemiskinan (pembebasan), yang merupakan dua sisi dari satu koin pengutusan yang saling melengkapi.

(Leo Hendrata)

Lihat Juga:

Serba-Serbi (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Minggu, 28 November 2021

Hari Minggu Adven I Dalam perayaan liturgi Adven, Gereja menghidupkan lagi penantian akan Mesias; dengan demikian umat beriman mengambil bagian dalam...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi