Antara Fabregas dan Tugas Menyebarkan Kabar Gembira

 Andreas S. Pratama  |     10 May 2015, 00:45

Francesc Fabregas dulunya adalah seorang pemain brilian di lapangan tengah Arsenal. Begitu briliannya, sehingga ia menjadi pemain kunci, sekaligus kapten tim dan menggeser posisi Patrick Vieira saat itu. Umpan-umpan akuratnya membantu timnya meraih kemenangan demi kemenangan. Masa depan cerah terpampang jelas di depannya.

Antara Fabregas dan Tugas Menyebarkan Kabar Gembira

Pendek cerita, Fabregas tiba-tiba mengalihkan pandangannya. Ia tak ingin lagi menetap di kota London. Fabregas ingin pulang kampung dan bergabung dengan tim Barcelona. Seluruh penggemar Arsenal meratap, memohon agar ia tak pergi. Namun keputusannya sudah bulat. Surat-surat perjalanan sudah di tangan dan dirinya sudah berada di pesawat yang akan membawanya ke kota yang menginspirasi salah satu lagu Fariz RM. Tetapi kepergian sang pemain justru membawa berkah. Pemain muda didikan sekolah sepakbola Arsenal, seperti Jack Wilshere dan Aaron Ramsey, kini memiliki kesempatan untuk bermain lebih banyak. Fabregas mendelegasikan tugas memimpin lini tengah Arsenal kepada Wilshere dan Ramsey.

Berangkatnya Fabregas ke kota Barcelona bagi penulis memiliki sedikit kemiripan dengan apa yang Yesus lakukan selama hidup di dunia. Yesus memiliki misi untuk menyelamatkan umat manusia dan ia memulainya dengan menyebarkan Injil di berbagai kota dan Bait Allah bersama murid-murid-Nya, disambut bak raja dan penyelamat di Yerusalem, lalu mendapatkan penolakan dari para imam Yahudi yang menuntun-Nya pada hukuman mati di kayu salib. Wafatnya Yesus dipandang sebagai akhir dari"ajaran sesat" yang mengganggu para tetua Yahudi. Tetapi tentu saja anggapan tersebut salah.

Setelah bangkit pada hari ketiga dan menampakkan diri kepada murid-murid pilihan-Nya, Yesus pun mengakhiri "tugas-Nya" di dunia. Yesus secara resmi mendelegasikan tugas tersebut kepada murid-murid-Nya. "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. (Mat. 28:19-20).

Janji untuk menyertai kita hingga akhir zaman pun kembali diulang oleh Yesus, sesaat sebelum Ia naik ke suga. "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun atas kamu dan kamu akan menjadi saksi-Ku, di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria, dan sampai ke ujung bumi." (Kis. 1:7-8).

Yesus telah resmi mendelegasikan tugas pewartaan kepada kita, murid-murid-Nya. Kini, kita sebagai murid Tuhan memiliki tanggung jawab untuk mengemban tugas tersebut dengan penuh sukacita dengan penyertaan Roh Kudus. Tetapi pewartaan kabar gembira tak hanya sebatas mengajar Injil kepada orang banyak. Menampakan wajah Yesus yang penuh kasih dan lemah-lembut, menjadi salah satu cara terbaik untuk menyebarkan kabar gembira ke orang lain. Semoga Roh Kudus selalu membimbing kita semua.

Lihat Juga:

Tema Minggu (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Senin, 15 Agustus 2022

Hari Biasa Pekan XX *Bacaan khusus Indonesia Memang, sifat orang baik itu tidak lupa memperhatikan kesejahteraan orang lain. (St. Gregorius Agung)...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi