Pengorbanan

  13 Jun 2016, 15:24

Pernahkah menghitung berapa atau betapa banyak pengorbanan yang sudah Anda lakukan? Bisa jadi sering terutama saat Anda 'dituntut'.

Pengorbanan

Misalnya, ketika di kantor, boss mengevaluasi pekerjaam Anda, karena sifat evaluasi adalah 'cenderung menyalahkan' maka saat dievaluasi Anda akan merasa disalahkan, kerja keras yang sudah dilakukan seperti tak berarti, tak dihargai. Nah, saat itulah Anda mulai menghitung apa saja yang sudah Anda korbankan untuk melaksanakan tanggung jawab pekerjaan. Kalau Anda punya keberanian pasti akan mengatakan kepada boss bahwa Anda tak pernah menuntut uang lembur, hampir setiap hari pulang larut malam, tak pernah rembes uang makan bersama kolega, dan sederet pengorbanan yang selama ini tak pernah Anda perhatikan dan pikirkan tiba-tiba muncul.

Tanggal 11 Juni adalah hari Peringatan Wajib St Barnabas, Rasul, coba Anda melihat apa yang sudah dilakukan. Saat memutuskan untuk menjadi penganut ajaran Yesus, pemilik nama asli Yusuf ini menjual benda-benda serta ladang miliknya dan hasil penjualan beserta hartanya diletakkan di bawah kaki para Rasul di Yerusalem. Kemudian para rasul memberinya nama Barnabas yang artinya 'anak penghiburan'. Barnabas juga dikenal sebagai orang yang meyakinkan Rasul Petrus bahwa Saulus Si Pembantai ini telah berbalik menjadi pengikut Yesus. Dan sebagai pengorbanan pamungkas, menurut tradisi, orang kudus yang hebat ini dirajam sampai mati pada tahun 61.

Apakah ada di antara Anda yang berani melakukan pengorbanan seperti Barnabas? Kalau di zaman yang sangat kapitalis ini mungkin tidak lazim. Yang paling mungkin justru Anda menyembunyikan harta Anda supaya tidak disangka Anda tak mau berkorban dalam mewartakan Kerajaan Allah.

Dalam memperingati St Barnabas, si orang baik ini mengajak Anda untuk tulus. Tidak berhitung dan tidak menuntut bayaran pada apa yang telah Anda korbankan. Cobalah bertanya kembali apa tugas perutusan Anda sebagai pengikut Yesus. Ada berapa? Banyak?

Menjadi karyawan, boss, suami, istri, anak, pewarta dan pelayan memiliki konsekuensi untuk tidak terikat pada hal-hal yang bisa menghalangi kepasrahan kepada Tuhan. Sesungguhnya tugas Anda hanya satu, membawa Yesus ke dalam diri Anda, seperti yang dialami oleh Barnabas. Itulah satu bekal yang membuat Anda tidak lagi berhitung tentang pengorbanan sehingga apa yang Anda kerjakan akan membawa warta keselamatan bagi setiap orang.

(WM)

Lihat Juga:

Tema Minggu (WM) Lainnya...

Renungan Harian

Rabu, 29 November 2023

Hari Biasa Pekan XXXIV Kita bergerak menuju kediktatoran relativisme yang tidak menganggap apapun sebagai sesuatu yang definitif dan memiliki nilai...

Selengkapnya

Jadwal Misa Rutin

Sabtu Pukul 16:30
  Pukul 19:00
 
Minggu Pukul 06:30
  Pukul 09:00
  Pukul 11:30
  Pukul 16:30
  Pukul 19:00

Selengkapnya

Kalender Liturgi